
Saat berada di atas panggung, Travis sempat berucap "Kami sudah biasa bermain musik bersama dulu, kini seharusnya kami bersama-sama lagi." Sementara Tom dan Mark yang berdiri di sebelahnya mengatakan dengan lantang "Blink-182 is back!."
Sementara itu, dalam situs resminya, Blink-182 memasang banner yang secara gamblang memperlihatkan keinginan reuni mereka. Bahkan mereka segera merilis album baru dalam waktu dekat. Dalam banner di halaman muka tersebut dituliskan, '17 tahun yang berarti, serta penuh memori'. 'Musim panas 2009, bersiaplah menantikan kami'.
Setelah mereka bertiga membacakan Grammy, beredar kabar bahwa di hari itu juga, mereka telah sama-sama memutuskan memulai merekam lagu untuk album Blink-182 tahun ini. Looser kids, get ready.
Blink 182 Bersatu Lagi Demi Grammy

Band yang digawangi oleh Travis Barker, Mark Hoppus, dan Tom DeLonge ini terakhir muncul bersama di atas panggung pada Desember 2004 silam. Awal 2005, mereka mengumumkan akan vakum untuk waktu yang tidak terbatas.
Hoppus dan Barker akhirnya membentuk grup baru bertajuk +44 sementara DeLonge menikmati kesuksesan sebagai pentolan Angels & Airwaves.
DeLonge tak menutup-nutupi jika dirinya memang tidak akur dengan Hoppus, namun mereka berdua akhirnya berdamai setelah Barker mengalami kecelakaan pesawat di South Carolina tahun lalu.
Penggebuk drum Blink 182 itu menderita luka bakar tingkat dua dan tiga saat Learjet yang ditumpanginya tergelincir di landasan dan terbakar. Empat orang penumpang lainnya terbunuh dalam ledakan namun beruntung Barker bisa selamatTravis merasa sangat terpukul karena kematian teman baiknya, oleh karena itu ia merencanakan beberapa hal yang akan dilakukannya sebagai penghormatan terakhir untuk teman baiknya tersebut.
Drummer Blink 182, Travis Barker akan membagi pengalamannya -tentang kecelakaan pesawat yang dialaminya pada bulan September yang telah menewaskan teman baiknya- dalam album barunya. "Saya tidak sabar untuk mengerjakan rekaman saya itu. Saya kehilangan salah satu teman baik saya dalam kecelakaan itu. Saya tidak sabar untuk menulis lagu tersebut dan mengekspresikan diri saya sendiri. Saya memiliki banyak hal yang harus dilakukan dan terus terngiang dalam kepala saya sekarang," kata Travis.
Travis yang juga memiliki clothing label bernama Famous Stars and Straps juga rencananya akan membuat t-shirt eksklusif sebagai penghormatan bagi teman baiknya, Chris Barker dan Charles "Che" Still.
T-shirt yang berwarna hitam tersebut dirancang oleh pemain skateboard profesional sekaligus manager clothing tersebut, Felix Arguelles dan seniman Maxx 'maxx242' Gramajo. Di bagian depan t-shirt tersebut akan diberi gambar menyerupai salib, dan nama Chris akan dicetak vertikal sementara nama Che akan dicetak horizontal.
Di bawah salib tersebut, di bagian kanan akan ditulis 'family'. "Semua orang dalam keluarga Famous sangat dekat satu sama lain, jadi Chris dan Che adalah saudara kami. T-shirt ini dibuat untuk menghormati dan mendukung keluarga mereka," majalah People mengutip satu sumber bahwa t-shirt dengan jumlah terbatas itu akan tersedia di Famoussas.com mulai besok, Senin, 13 Oktober 2008. Semua hasil penjualan akan digunakan untuk mendanai pemakaman yang diadakan untuk keluarga Chris dan Che.
Kecelakaan pesawat yang mematikan itu menewaskan empat dari enam penumpang di dalamnya. Travis Barker dan DJ AM adalah dua orang yang selamat. Pada malam sebelum kecelakaan itu, Travis tampil dalam pertunjukan gratis yang disponsori oleh T-Mobile bersam dengan mantan vokalis Jane's Addiction, Perry Farrell, Gavin DeGraw dan DJ AM.Bicara tentang pengalamannya, Travis mengatakan "Saya benci pesawat. Ketakutan terbesar saya adalah mengalami kecelakaan pesawat, jadi ketika itu terjadi...saya sangat bersyukur masih hidup. Saya bersyukur masih bisa ada disini."


Tidak ada komentar:
Posting Komentar